Showing posts with label installation. Show all posts
Showing posts with label installation. Show all posts

Beatscape: Sculptures and Installations

 photo B_SAI_zpstfmdfcmm.jpg
All sculptures are a collaborative work with wood crafter, Ramdhan Muhammad Clasic.

 photo TFG_01_zpsfbs98tvi.jpg
 photo TFG_03_zpsuukzslx8.jpg
 photo TFG_02_zpssesy9xvf.jpg
Tommy Feel Good
Spray paint on reclaimed wood
(80cm x 100cm x 60cm)
2015

 photo SOAB_01_zpsgnyefb2y.jpg
 photo SOAB_02_zpsiyipha64.jpg
Son Of A Beat
Spray paint on reclaimed wood
(50cm x 220cm x 50cm)
2015

 photo SS_01_zpsvj7yjjwn.jpg
 photo SS_02_zps1qyhzo3d.jpg
 photo SS_03_zpsivv4jasw.jpg
Surround Sound
Variable media
(120cm x 120cm x 120cm)
2015

 photo MBR_01_zpsxxo6nvpc.jpg
 photo MBR_02_zps2pcuursd.jpg
 photo MBR_03_zpsjl9rztvu.jpg
Mister Boogie Room
Spray paint on reclaimed wood, variable media
(300cm x 300cm x 300cm)
2015

Enquires on availability and prices, please send your email to mailtosalian@gmail.com

*download full catalog HERE
Read more »

Beatscape: Opening Night

 photo DSCN278920copy_zpsqoe31opn.jpg
Thank you everyone who came out to the opening of my solo show at Salian. Very happy to see good friends and family showing their love and support.

 photo IMG_471620copy_zpsh2ot53uf.jpg
 photo DSCN274920copy_zpsdwnv46l7.jpg
 photo DSCN275220copy_zpsyodydfun.jpg
 photo DSCN2745copy_zpsuqlus2io.jpg
 photo IMG_476020copy_zpsmj2uvh7m.jpg
 photo IMG_4769 copy_zpshlweudid.jpg

Exhibition still opens until 21 August.

Special thanks to:
Dripsndrops
Montana Cans
Wadezig
Gardu House
Salian
Funkbox Records
FLYK
Capslock
Read more »

Beatscape: Preparation

 photo BS_P_00_zpsjgcbzpiy.jpg
Rifandy Priatna (Curator) and I had discussed this concept of having a solo show back in 2013. But it seemed the two of us got ourselves tied up with our own work. Since that time, I have been participating in various exhibitions and held a mini solo show at Lir Space (Yogyakarta). They were all valuable experiences for my career as an artist. Until mid-June, Rifandy Priatna invited me to finally have this solo show that we've been discussing about.

 photo BS_P_01_zpsxzpnkgsn.jpg
 photo BS_P_02_zps8hkycjet.jpg
 photo BS_P_03_zps7unvrzqo.jpg
 photo BS_P_08_zps0h4p5tin.jpg
 photo BS_P05_zpsv5hrj22i.jpg
 photo BS_P_04_zps86ar97a4.jpg
 photo BS_P_06_zpsllivq351.jpg
Thank you Dripsndrops, Montana Cans, Wadezig!, Gardu House and Salian.
Read more »

Shifting Spaces: Artwork

 photo SS_01_zpsna0kgcki.jpg
With this piece, I try to show the three worlds I deal with as an artist. Social media on the web, the walls on the streets and art galleries which all have different circumstances, appeal and ways to approach.

 photo SS_02_zpsyeozbds6.jpg
 photo SS_04_zpskqw6jbq8.jpg
 photo SS_05_zpsko6rsf7m.jpg
Read more »

FAB Family for Fiat 500

 photo fiat01_zpsw2mi4v3c.jpg
FAB Family for Fiat 500 Indonesia. Exhibited until February 8th at Lawangwangi Creative Space, Bandung.

 photo fiat06_zpsmjszhzmm.jpg
 photo fiat05_zpsefp5nu0k.jpg
 photo fiat04_zps4jov9gfk.jpg
 photo fiat02_zpssokesh6o.jpg
Read more »

Assembly Lines: Exhibition

 photo AL_01_zps167dad15.jpg
Sekitar pertengahan 2011 saya melihat karyanya terpampang di beberapa jalanan di Bandung, sempat terbersit bahwa suatu hari saya harus berkolaborasi dengannya dalam sebuah pameran tunggal, memerlukan waktu selama 4 tahun untuk mewujudkannya menjadi sebuah kenyataan.

Pertama melihat karyanya, saya selalu tertarik dengan bentuk geometisnya yang ditransformasikan menjadi sebuah sosok atau watak. Dan sejauh saya mengenal Adi, karyanya hampir tidak pernah jauh dari idiom musik hip hop, baginya hip hop adalah pemicu terbesarnya sekaligus inspirasinya dalam berkarya. Berlatar belakang seorang seniman graffiti, kini Adi mulai menjelajahi kemungkinan lain dimana dia bisa menguasai dan bermain dalam sebuah ruang.

Menjadi seseorang yang juga menggeluti dunia hiphop, Adi tentu saja fasih dan mengenal modus atau istilah teknis dalam menciptakan sebuah lagu. Metode penciptaan visualnya merujuk dan menggunakan kerangka atau cetak biru yang dia dapatkan di kepalanya saat membuat sebuah untuk beat atau lagu.

Untuk membuat karyanya menjadi sebuah komposisi yang utuh, Adi menggunakan teknik chopping (memotong) dimana sebuah piece yang utuh diambil dan dipotong menjadi penggalan yang lebih pendek. Proses ini mencerminkan sebuah fleksibilitas dimana penggalan-penggalan tersebut memungkinkan untuk dibuat dan diolah lagi menjadi pola baru.

Bermain dengan looping (pola-pola yang diulang) dan layering (cara untuk membaurkan atau mencampurkan) setiap elemen yang berbeda supaya menempati ruang atau frekuensi dengan kualitas yang sama. Dengan kata lain, layering adalah tentang mengabungkan elemen dan komponen berbeda ke dalam sebuah aransemen.

Kita mengenal teknik yang digunakannya dengan istilah kolase dimana beberapa fragmen atau bahan lainnya –biasanya kertas- diatur pada sebuah permukaan.

Di sisi lain, Adi juga berkarya di ruang publik, dia dikenal dengan karakternya; manusia yang diberi nama Anna dan Tommy atau hidung berwarna pink. Character adalah istilah dalam dunia graffiti yang dimaknai sebagai sebuah figur yang menjadi signature seorang seniman.

Karakter biasanya digunakan dan berelasi untuk merespon sebuah ruang, benda atau isu dimana dia ditempatkan. Adi membangun dan mengolah karyanya dari bentuk yang dia kenali lewat ingatan dan pengalaman personalnya, akan tetapi karyanya juga mengajak penonton ikut menarasikan pemahamannya atas karakter dan identitas sebuah ruang.

Kita bisa dengan kasat mata melihat bagaimana repetisi pola-pola tertuang, tumpukan elemen yang disusun, dan cerita yang tersirat lewat karyanya. Pameran ini memperlihatkan bagaimana seorang seniman merakit beberapa disiplin atau pengetahuan tertentu, menjadi sebuah karya atau respon untuk menguji batas-batas kerja artistik tentang bagaimana memproduksi karyanya.
Bagi Adi, setiap disiplin memungkinkan dia untuk membangun dunianya dengan caranya sendiri.

- Riksa Afiaty

 photo AL_02_zps71d504e0.jpg
 photo AL_03_zps81444338.jpg
 photo AL_04_zpsa4403bf8.jpg
 photo AL_05_zps9c737cc6.jpg
Read more »

The 5th ICAD: Looping Life

 photo LL_01_zps4c50a262.jpg
The idea comes from the pattern repetition (loop) of Hip-hop music where at a specific part of the song is repeated and turn into a new song. He uses a number of paintings on the wall in a certain pattern; a repetitive pattern. This pattern can be interpreted as a life routine of a person who formed a repetitive pattern by itself. People mobility issue in a hotel can also be seen as a 'loop'. Starts from check-in, sleep, breakfast, and check-out of the hotel. This repetition always happens in our lives, but people are not aware of this. Its presence comes unawared because people tend to see only the big picture. As for song; we listen to a lot of songs, but we do not pay attention to its repetition.

 photo LL_00_zps3b25b2c6.jpg
Read more »

Manifesto No.4: Input to Output

 photo 5d45e9af-b2bf-4597-88af-8766479fd7d2_zpsee9d58d9.jpg
My installation art for Manifesto No.4 "Keseharian: Mencandra Tanda-tanda Masa" at Galeri Nasional Indonesia. I used daily objects that felt close to me representing my daily routine as my input. Then I hid them away by painting them over in white. This shows that the input has been processed. After that, I painted it over again showing the output.

 photo ITO_01_zpsd7710167.jpg
 photo ITO_02_zpsb5bbfd81.jpg
 photo ITO_03_zpse093fedc.jpg
 photo ITA_04_zps956482b7.jpg
 photo ITO_05_zps0df7a5c0.jpg
 photo ITO_06_zps52595e3e.jpg
Read more »

ShareThis

Powered by Blogger.